Sabtu, 07 Maret 2009

Pemilu kian menjelang, para caleg sedang sibuk mencari dukungan, jalanan makin meriah dengan hiasan baliho, spanduk, poster, gambar-gambar partai. Orang yang melihatnya dibuat bingung mau memilih caleg, partai yang mana? Para caleg gencar ke dapilnya merayu, merajuk, mengajak, meminta untuk mendukungnya dengan seribu janji manisnya, memberikan sembako, bantuan dana pembangunan, dan segala macam pemberiannya. Apakah nanti bila terpilih dan duduk manis di kursi dewan, mereka masih ingat dengan janji-janjinya? Setujukah kalau kita sepakat untuk mengambil uangnya jangan pilih orangnya?

Tidak ada komentar: